Di sebuah kota kecil bernama Salatiga, ada seorang anak kecil berusia 6 tahun yang sangat aktif dan pintar. Anak tersebut bernama Mario. Mario senang sekali bermain di taman di saat siang hari. Suatu hari, hujan badai menerpa kota Salatiga siang ini. Saat itu, Mario yang sedang bermain di taman harus bergegas untuk pulang ke rumahnya. Di perjalanan pulang, tiba-tiba ada petir besar yang menyambar tepat di depan Mario. Mario pun terpental ke belakang, kemudian pingsan.
*******
Mario yang sadar dari pingsannya langsung beranjak bangun untuk pulang ke rumahnya. Tapi saat terbangun, Mario kaget, pemandangan di sekitarnya terasa asing sekali dimatanya. Dia belum pernah melihat pemandangan di depannya itu sebelumnya. Banyak bangunan tinggi dan megah sekali. Jalanan yang bersih dan rapi. Semuanya benar-benar berbeda dengan kota Salatiga sebelum dia pingsan. Mario bertanya-tanya di dalam hati “Tempat apa ini?”. Sambil kebingungan, Mario berjalan-jalan untuk mencari tahu sebenarnya dimana dia berada sekarang. Di tengah jalan, Mario melihat sesuatu yang mengejutkan. Dia melihat penduduk kota tersebut melintas dengan kendaraan yang aneh. Kendaraan yang dinaiki oleh penduduk tersebut berbentuk seperti roket dan berukuran kecil. Benar-benar unik sekali. Mario semakin bingung dan bertanya-tanya lagi di dalam hati “Tempat apa ini? Dimana ini?”.
Mario melihat seseorang yang sedang duduk termenung sendirian di depan sebuah gedung. Kemudian dia memutuskan untuk bertanya ke orang tersebut. Mario mendekati orang tersebut dan kemudian berkata “Maaf, numpang tanya, sebenarnya tempat apa ini?”. Orang itu diam dan tiba-tiba dia menjawab “mulai huruf kata kata=”ini adalah planet Coder kota Pemula””. Mario kaget dan bertanya dalam hati “Apa artinya? Bahasa apa itu?”. Orang itu berkata lagi “mulai huruf kata kata=“pendatang baru ya?””. Karena tidak mengerti yang dibicarakan, Mario hanya bisa tersenyum dan melambaikan tangan, lalu pergi meninggalkan orang tersebut.
Mario seperti anak ayam yang kehilangan induknya. Meskipun dia pintar, tetapi dia sudah kehabisan akal untuk mengetahui dimana dia berada sekarang. Semua yang disekitarnya benar-benar asing. Penduduknya pun menggunakan bahasa yang aneh dan tidak dimengerti oleh Mario.
Sampai akhirnya, “Hey, kamu orang bumi ya?”, teriak seseorang di belakangnya. Mario kaget dan menengok ke belakang. Dia melihat seseorang yang berpakaian seperti astronot dan mengendarai sebuah kendaraan yang mirip roket. Mario berkata “Orang bumi? Bukannya ini Bumi? Kamu siapa?”. Orang tersebut menjawab “Perkenalkan, aku Monot. Kamu salah! Sekarang kita sedang berada di planet coder, tepatnya di kota pemula. Aku dan kamu adalah orang yang senasib, kita sama2 terlempar ke dimensi ini.” Mario kaget dan shock, dia berbicara “Ga mungkin, ini pasti mimpi. Seseorang bangunkan aku!”. Monot menjelaskan “Ini bukan mimpi, ini kenyataan”.
Mario terdiam tanpa kata-kata. Dia mengalami hal yang sungguh luar biasa. Tiba-tiba Monot berkata “Kita bisa kembali ke Bumi”. Mario pun langsung menjawab “Benar kah? Bagaimana caranya? Ayo kita pulang?”. Monot menjelaskan “Untuk dapat kembali kebumi, kita harus pergi ke kota Latihan di planet Coder ini. Kemudian kita harus mencari seseorang bernama El Hourband. Dia lah yang tau cara kita bisa pulang ke Bumi. Akan tetapi, sebelumnya El Hourband akan memberikan ujian sebelum menjawab pertanyaan. Oleh karena itu, Kamu harus terlebih dahulu belajar bahasa planet ini supaya mengerti apa yang dikatakan El Hourband nantinya.” Mario bertanya “Apa nama bahasa planet ini?”. “UCIL, itulah nama bahasa planet ini. Aku akan membantu belajar bahasa UCIL”, Jelas Monot.
Kamu salah! Untuk memulai pembicaraan, kita harus mengawali dengan kata mulai” teriak Monot. “mulai, begitu contohnya”, lanjut Monot. “o,, begitu ya?”, kata Mario
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………
…………………………..
Waktu terus berlalu, Mario sedikit demi sedikit mulai mengerti cara berbicara dengan bahasa UCIL. Mario bahkan sudah bisa menjawab pertanyaan matematika dalam bahasa UCIL.
Tiba-tiba, Monot bertanya ke Mario “mulai angka a angka b angka hasil huruf kata a=10 b=15 hasil=a+b*(b-a) kata=”berapa nilai hasil”“. Mario yang mengerti jawaban pertanyaan tersebut langsung menjawab “mulai angka hasil huruf kata hasil=750 kata=”benar kan??””. Mario memang pada dasarnya anak yang pintar. Dia cepat sekali menyerap segala sesuatu yang diajarkan Monot kepadanya. Monot sendiri sampai terkesima melihat perkembangan Mario yang begitu pesat dalam belajar bahasa UCIL.
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………
…………………………..
Hari itu, Mario dan Monot pergi jalan-jalan ke pusat pertokoan di kota Pemula planet Coder. Saat sedang duduk istirahat, Mario mendengar pembicaraan dua orang yang berada 5 meter di depannya. Mereka seperti lagi berdebat tentang suatu hal. Orang1 bilang “mulai kebenaran cinta huruf kata jika cinta==benar maka kata=”kamu ga akan telat menjemputku””. Orang2 menjawab “mulai huruf kata kata=”maaf, tadi ada urusan mendadak bentar…””. Kedua orang tersebut terus berdebat sampai-sampai Mario pun rada kesal dibuatnya. Tapi Mario masih memikirkan tentang kata-kata orang 1 tadi yang berbunyi “jika cinta==benar maka kata=”kamu ga akan telat menjemputku””. Mario bertanya dalam hati “Apa yah arti kata tersebut?”. Mario pun memutuskan untuk bertanya kepada Monot tentang apa maksud dari kata-kata tadi. Monot tersenyum dan mulai menjelaskan “Tadi itu artinya jika kamu memang cinta maka kamu tidak akan telat? Seperti itu”. “Ooohh,, ngerti2”, seru Mario.
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………
…………………………..
To be continue….

admin, usul :
UCIL Pedia yang dikemas dalam bentuk buku dengan menggunakan microsoft Exp Blend boleh ditarok di blog ucil ini dan boleh didownload gak ya ?
pak kemas : hwhw,,, ntar ya kami diskusikan dulu,,, soalnya ucil pedia sendiri masih belum selese 100%.. ^^